Rabu, 24 Agustus 2011

Siapakah Nama ALLAH nya Orang Kristen ?


Siapakah Yahwe Menurut Alkitab


     Sebab itu, diciptakan-NYA lah malaikat-malaikat untuk tinggal di sorga, menyembah, memuji dan menguduskan Nama ALLAH.    Malaikat-malaikat ini juga dipersiapkan untuk menyongsong kedatangan ANAK yang akan dimuliakan sebagai RAJA.
Malaikat-malaikat ini dikepalai oleh seorang malaikat  yang dinamai Malaikat Tuhan (Zakaria 12:8b).   Pada Malaikat TUHAN ini menyandang nama ALLAH.   Nama ALLAH pada malaikat TUHAN tersebut yaitu Yahwe.   Selain Malaikat Tuhan, disurga juga terdapat penghulu-penghulu malaikat yang bernama Gabriel, Mikael dan lucifer.

Keluaran 23:20-21 "Sesungguhnya Aku mengutus seorang malaikat berjalan di depanmu, untuk melindungi engkau di jalan dan untuk membawa engkau ke tempat yang telah Kusediakan.   Jagalah dirimu di hadapannya dan dengarkanlah perkataannya, janganlah engkau mendurhaka kepadanya, sebab pelanggaranmu tidak akan diampuninya, sebab nama-Ku ada di dalam dia”.

Malaikat ini membawa sebutan nama ALLAH yaitu Yahwe.    Sehingga didalam perjanjian lama, Malaikat Tuhan disebut juga ALLAH.

            Malaikat Tuhan ini istimewa karena nama ALLAH ada padanya, Malaikat Tuhan ini, ia bukanlah Gabriel, bukan Mikhael atau lucifer, ia juga mengepalai tetapi tidak mempuyai kuasa untuk menghakimi.
Apa tugas Malaikat Tuhan ini ? menjaga langit/sorga sekaligus mengepalai.   Pada waktu Malaikat Tuhan menyampaikan sesuatu itu berasal dari ALLAH.
Pada Perjanjian Lama.  Apakah Musa pernah melihat ALLAH BAPA ?  di semak duri belukar, siapakah yang menampakkan diri kepada Musa ?

Keluaran 3:2-4, “Lalu Malaikat TUHAN menampakkan diri kepadanya di dalam nyala api yang keluar dari semak duri. Lalu ia melihat, dan tampaklah: semak duri itu menyala, tetapi tidak dimakan api.
Musa berkata: "Baiklah aku menyimpang ke sana untuk memeriksa penglihatan yang hebat itu.   Mengapakah tidak terbakar semak duri itu?"   
Ketika dilihat TUHAN, bahwa Musa menyimpang untuk memeriksanya, berserulah Allah dari tengah-tengah semak duri itu kepadanya: "Musa, Musa!" dan ia menjawab: "Ya, Allah."  (siapakah semak duri ini ? ini merupakan Nubuatan untuk bangsa kafir akan dibahas tersendiri).

Kisah Para Rasul  7:30.   Dan sesudah empat puluh tahun tampaklah kepadanya seorang malaikat di padang gurun gunung Sinai di dalam nyala api yang keluar dari semak duri.

Kisah Para Rasul 7:35   Musa ini, yang telah mereka tolak, dengan mengatakan: Siapakah yang mengangkat engkau menjadi pemimpin dan hakim? --Musa ini juga telah diutus oleh Allah sebagai pemimpin dan penyelamat oleh malaikat, yang telah menampakkan diri kepadanya di semak duri itu.

Jika kita membaca Keluaran 3:2-4 maka ayat ini menjelaskan bahwa ALLAH sendiri telah berfirman kepada Musa di pada gurung, melalui semak duri yang menyala.   Namun apabila kita menyelidiki kitab suci dan memberikan perbandingan ayat melaui Kisah Para Rasul  7:30 & 35 maka dikatakan bahwa seorang malaikat yang berfirman kepada Musa.   Jadi yang sesungguhnya yang telah berfirman kepada Musa adalah seorang malaikat, yaitu Malaikat Tuhan.  Berarti Taurat disampaikan melalui perantaraan malaikat.    Sedangkan Injil melalui perantaraan Anak, YESUS KRISTUS.

Kisah Para Rasul  7:38, Musa inilah yang menjadi pengantara dalam sidang jemaah di padang gurun di antara malaikat yang berfirman kepadanya di gunung Sinai dan nenek moyang kita; dan dialah yang menerima firman-firman yang hidup untuk menyampaikannya kepada kamu.

Galatia 3:19. Kalau demikian, apakah maksudnya hukum Taurat? Ia ditambahkan oleh karena pelanggaran-pelanggaran--sampai datang keturunan yang dimaksud oleh janji itu--dan ia disampaikan dengan perantaraan malaikat-malaikat ke dalam tangan seorang pengantara.

Keluaran 23:20-21 "Sesungguhnya Aku mengutus seorang malaikat berjalan di depanmu, untuk melindungi engkau di jalan dan untuk membawa engkau ke tempat yang telah Kusediakan.   Jagalah dirimu di hadapannya dan dengarkanlah perkataannya, janganlah engkau mendurhaka kepadanya, sebab pelanggaranmu tidak akan diampuninya, sebab nama-Ku ada di dalam dia”.

            Firman Tuhan berkata “NamaKu ada di dalam dia.” Nama apa ? Yahwe, yaitu nama ALLAH yang dinyatakan kepada bangsa Israel melalui Malaikat Tuhan.  Mengapa nama ALLAH pada Malaikat Tuhan ?   supaya Malaikat Tuhan dapat bertindak dan menyampaikan Taurat atas nama ALLAH yaitu Yahweh.

Mengapa orang Yahudi takut mengucapkan YHWH / JHVH ?
Nama kudus YHWH / JHVH sebenarnya berasal dari 3 huruf yaitu " HYH " dari akar ini kita memperoleh EHYEH, YEHWE, HAYAH, HOWEH, YIHYE.
Jadi nama ALLAH BAPA yang ada pada Malaikat Tuhan yaitu Yahweh atau Yehovah yang diterjemahkan dalam bahasa kata TUHAN (Lord – Bahasa Inggris), sehingga dalam kitab perjanjian lama, ALLAH BAPA sering disebut Tuhan Allah –YEHOVAH ELOHIM.  Karena nama YEHOVAH (TUHAN, LORD) itu amat kudus bagi orang Israel maka nama itu juga sering disebut ADONAI, diterjemahkan kedalam Bahasa Indonesia menjadi Tuhan.

Keluaran 20:7  Jangan menyebut nama TUHAN, Allahmu, dengan sembarangan, sebab TUHAN akan memandang bersalah orang yang menyebut nama-Nya dengan sembarangan.

Ulangan 5:11  Jangan menyebut nama TUHAN, Allahmu, dengan sembarangan, sebab TUHAN akan memandang bersalah orang yang menyebut nama-Nya dengan sembarangan. 


Karena nama Tuhan dihujat maka seorang anak perempuan dirajam dengan batu       (Imamat  24 : 11 - 16 ), " Anak perempuan Israel itu menghujat nama Tuhan dengan mengutuk, lalu dibawalah ia kepada Musa.  Nama ibunya ialah Selomit binti Dibri dari suku Dan.  Ia dimasukkan kedalam tahanan untuk menantikan keputusan  sesuai dengan Firman Tuhan. Lalu berfirmanlah Tuhan kepada Musa " Bawalah orang yang mengutuk itu keluar perkemahan dan semua orang yang mendengar haruslah meletakkan tangannya keatas kepala orang itu, sesudahnya haruslah seluruh jemaah  itu melontari dia dengan batu. Engkau harus mengatakan kepada orang Israel, begini; setiap orang yang mengutuki Allah harus menanggung kesalahannya sendiri. Siapa yang menghujat nama Tuhan, pastilah dihukum mati dan dilontari dengan batu oleh seluruh jemaah itu. Baik oramg asing maupun orang Israel asli, bila ia menghujat nama Tuhan, haruslah dihulum mati ". 
Jadi kenapa orang Israel tidak sembarangan menyebut nama YHWH / JHVH karena nama itu KUDUS... 

Jadi sebelum Anak Masuk dalam Kerajaan Sorga, nama yang paling besar di sorga dan di bumi adalah Yahweh. 
Pujilah TUHAN, yaitu Yahweh.   Haleluyah, semua malaikat memuji nama TUHAN, yaitu Yahweh.   Dan nama Yahweh lah yang memenuhi sorga dan bumi.  Tetapi setelah ANAK menyatakan diri maka nama YESUS lah (terjemahan Bahasa Indonesia) yang paling besar.    ANAK datang membawa nama BAPA yaitu YESUS.   Sekarang nama YESUS yang paling besar, dan selama-lamanya besar.  Semua yang di bumi dan di sorga bertekuk lutut pada nama YESUS.   Sekarang dengan memanggil dan percaya kepada nama YESUS, semua orang pasti diselamatkan.   Dengan memanggil nama Yahweh tidak ada yang diselamatkan.   Dalam perjanjian lama, nama Yahweh berdiam di langit/sorga supaya semua malaikat memuji dan menyembah Yahweh.   Sekarang nama YESUS yang berdiam di sorga dan di hati kita oleh ROH KUDUS supaya semua anak-anak Tuhan memuji dan meninggikan nama YESUS.
 
Kisah Para Rasul  7:53 Kamu telah menerima hukum Taurat yang disampaikan oleh malaikat-malaikat, akan tetapi kamu tidak menurutinya."

Yohanes 1:17-18  sebab hukum Taurat diberikan oleh Musa, tetapi kasih karunia dan kebenaran datang oleh Yesus Kristus.
Tidak seorangpun yang pernah melihat Allah; tetapi Anak Tunggal Allah, yang ada di pangkuan Bapa, Dialah yang menyatakan-Nya.

 Lukas 16:16,  “Hukum Taurat dan kitab para nabi berlaku sampai kepada zaman Yohanes; dan sejak waktu itu Kerajaan Allah diberitakan dan setiap orang menggagahinya berebut memasukinya”.


Siapakah TUHAN YESUS KRISTUS Menurut Alkitab

Yesaya 9:6, Sebab seorang anak telah lahir untuk kita, seorang putera telah diberikan untuk kita; lambang pemerintahan ada di atas bahunya, dan namanya disebutkan orang: Penasihat Ajaib, Allah yang Perkasa, Bapa yang Kekal, Raja Damai.
Ayat diatas berkata YESUS itulah ALLAH yang Perkasa.   DIA juga adalah Bapa. YESUS juga adalah MESIAS dan ALLAH yang harus di puji (Roma 9:5).  Murid-muridNya menyebut DIA, ALLAH (Yoh 20:28).   TUHAN juga membenarkan hal itu (Yoh. 13:13). YESUS pun adalah ALLAH yang kekal, yang tidak ada awal dan tidak ada akhirnya (Yohanes 1:1,    Wahyu 1:8).
Mengapa jika kita mengenal ANAK pasti kita mengenal BAPA ?  karena TUHAN YESUS yang mengatakannya.   Selain itu karena ANAK dan BAPA adalah satu.   Musa dan BAPA bukanlah satu.  Malaikat Tuhan dan BAPA bukanlah satu tetapi ANAK dan BAPA adalah satu.      Taurat melalui Musa tidaklah cukup untuk mengenal ALLAH BAPA, hanya cukup untuk mengenal dosa.    Melalui ANAK, Kebenaran, yaitu YESUS KRISTUS kita mengenal BAPA.    Maka YESUS lah satu-satunya jalan dan Kenaran dan hidup.

Mengapa Taurat tidak dapat menyelamatkan manusia ? melalui Taurat, Musa tidak dapat melihat ALLAH BAPA.

Yohanes 17:3, Inilah hidup yang kekal itu, yaitu bahwa mereka mengenal Engkau, satu-satunya Allah yang benar, dan mengenal Yesus Kristus yang telah Engkau utus.

YESUS adalah FIRMAN yang menjadi manusia (Yohanes 1:14).   Sedangkan YESUS dan BAPA adalah satu (Yohanes 10:30), maka perkataan YESUS adalah perkataan BAPA

Yohanes 12:50, “Dan Aku tahu, bahwa perintah-Nya itu adalah hidup yang kekal. Jadi apa yang Aku katakan, Aku menyampaikannya sebagaimana yang difirmankan oleh Bapa kepada-Ku."

Yohanes 8:28,  “Maka kata Yesus: "Apabila kamu telah meninggikan Anak Manusia, barulah kamu tahu, bahwa Akulah Dia, dan bahwa Aku tidak berbuat apa-apa dari diri-Ku sendiri, tetapi Aku berbicara tentang hal-hal, sebagaimana diajarkan Bapa kepada-Ku. 
Kolose 1:15,  “Ia adalah gambar Allah yang tidak kelihatan, yang sulung, lebih utama dari segala yang diciptakan”.
Bagi kita, ayat ini sama sekali tidak asing, bukan sesuatu yang aneh.
Tetapi pada ayat ini terdapat kekeliruan terjemahan.  Karena masalahnya bukan di bahasa Indonesianya, melainkan di terjemahan Bahasa Inggris. Dalam bahasa Inggris, kata “yang sulung, lebih utama” menggunakan kata “first born”.   Padahal dalam bahasa Gerika, “Firstborn” ini memakai kata “prototokos” yang berasal dari kata “Protos” yang artinya “utama atau pertama”.  Jadi kata itu menunjukkan keutamaan Kristus, yaitu bahwa Kristus lebih UTAMA dari segala ciptaan bahkan dari segala yang telah diciptakan harus mengutamakan YESUS.  Mengapa ? karena melalui YESUS lah kita dapat mengenal ALLAH BAPA dengan baik serta melalui YESUS lah kita peroleh keselamatan dari BAPA.
Yohanes 14:6,  “Kata Yesus kepadanya: "Akulah jalan dan kebenaran dan hidup. Tidak ada seorangpun yang datang kepada Bapa, kalau tidak melalui Aku.

Yohanes 1 : 17 b, “Tetapi kasih karunia dan Kebenaran datang oleh YESUS KRISTUS.”

Markus 13:31,  “Langit dan bumi akan berlalu, tetapi perkataan-Ku tidak akan berlalu”.

Kejadian 1:26,  Berfirmanlah Allah: "Baiklah Kita menjadikan manusia menurut gambar dan rupa Kita, supaya mereka berkuasa atas ikan-ikan di laut dan burung-burung di udara dan atas ternak dan atas seluruh bumi dan atas segala binatang melata yang merayap di bumi."
Kejadian 1:26   Disitu dikatakan “baiklah KITA menciptakan…..”   berarti saat itu (setelah penciptaan yang terjadi sebelumnya), atau setelah ALLAH menciptakan langit dan bumi dengan segala isinya, barulah ALLAH menciptakan manusia.  KITA disini adalah ALLAH BAPA, ANAK dan ROH KUDUS dimana ketiganya ini adalah satu yaitu ALLAH yang ESA.    Sebagaimana ALLAH yang Esa pada saat menciptakan manusia ”.....menurut gambar dan rupa Kita…..”, maka didalam manusia itu juga terdiri dari tiga yaitu tubuh, jiwa dan roh, hanya saja dalam hal  kuasa, kemuliaan, kekuatan dsb itu, pada manusia kecil dan terbatas yang walaupun pada mulanya manusia pada saat diciptakan adalah mahluk yang sempurna tetapi pada saat manusia itu jatuh maka kemuliaan itu menjadi hilang akibat dosa.
Yohanes 1:1,  berkata “Pada mulanya adalah Firman…”.     Kapankah “Pada Mulanya” itu dalam Injil Yohanes ?
Pada Mulanya dalam Yohanes 1:1 adalah permulaan yang “tidak ada awalnya”, alias permulaan dalam kekekalan.   Yohanes 1:1 lebih lama waktunya, jauuuuuuhhhhhhh sebelum peristiwa Kejadian 1:1.    Bahkan sebelum penciptaan langit yang mengatasi langit atau sorga dengan segala malaikat-malaikat dan balah tentaranya.   Tidak ada seorang manusia pun yang sanggup mengukur titik awal “Pada mulanya ini”.   Karena ALLAH dari kekal sampai kekal, dengan sendirinya ada dan lebih besar dari apapun.   Yohanes 1:1 mencatat “Permulaan Azali”. Permulaan yang tidak tahu kapan muasalnya.  
Kejadian 1:1,  mencatat “Pada Mulanya ....”,  kata “Pada Mulanya” disini adalah sebelum ALLAH menciptakan isi dari pada langit  dan isi dari bumi maka ALLAH menciptakan terlebih dahulu tempatnya yaitu langit dan bumi.   Jadi sebelum manusia, binatang, tumbuhan, benda-benda langit  dsb (isi dari bumi) diciptakan maka bumi dan langit diciptakan terlebih dahulu.  Jadi pada awal mula atau sebelum penciptaan isi dari langit dan bumi.
Berbeda dengan “Pada permulaan” di Yohanes 1:1 itu, pada permulaan yang kekal itu, “Firman itu bersama-sama dengan Allah…”
Jadi dalam permulaan kekekalan, sebelum penciptaan langit yang mengatasi segala langit atau sorga, sebelum ada malaikat-malaikat, sebelum ada iblis, sebelum ada kerajaan atau tahta, sebelum penciptaan langit dan bumi dengan segala isinya atau apapun juga, FIRMAN itu sudah bersama-sama dengan ALLAH.   Kemudian Rasul Yohanes menandaskan sekali lagi bahwa FIRMAN ITU ADALAH ALLAH.
Allah menciptakan langit dan bumi “seorang diri”  :  Yesaya 44:24,  “Beginilah firman TUHAN, Penebusmu, yang membentuk engkau sejak dari kandungan; “Akulah TUHAN, yang menjadikan segala sesuatu, yang seorang diri membentangkan langit, yang menghamparkan bumi–siapakah yang mendampingi Aku? –
Ayub 9:8,   juga mengatakan bahwa Tuhan “Seorang Diri” membentangkan langit.
Ayat diatas berkata Tuhan seorang diri, tidak perlu di temani atau dibantu orang lain, menciptakan segala sesuatu. Dengan demikian, Kolose 1:16, Yesus sebagai pencipta segala sesuatu, jelas adalah ALLAH sendiri.   Jadi siapa yang menciptakan pada perjanjian lama ?  Bukan hanya BAPA, melainkan ALLAH yang Esa, kalau ALLAH yang Esa, sudah termasuk BAPA, ANAK dan ROH KUDUS, dari semula adalah satu.
Lain halnya dengan Amsal 8:22-31, ini harus dibedakan karena yang dimaksud pada kitab Amsal adalah Hikmat  bukanlah YESUS, berikut kutipan ayatnya :

Amsal 8:22-31,. TUHAN telah menciptakan aku sebagai permulaan pekerjaan-Nya, sebagai perbuatan-Nya yang pertama-tama dahulu kala.
Sudah pada zaman purbakala aku dibentuk, pada mula pertama, sebelum bumi ada.
Sebelum air samudera raya ada, aku telah lahir, sebelum ada sumber-sumber yang sarat dengan air.
Sebelum gunung-gunung tertanam dan lebih dahulu dari pada bukit-bukit aku telah lahir;
sebelum Ia membuat bumi dengan padang-padangnya atau debu dataran yang pertama.
Ketika Ia mempersiapkan langit, aku di sana, ketika Ia menggaris kaki langit pada permukaan air samudera raya,
ketika Ia menetapkan awan-awan di atas, dan mata air samudera raya meluap dengan deras,
ketika Ia menentukan batas kepada laut, supaya air jangan melanggar titah-Nya, dan ketika Ia menetapkan dasar-dasar bumi,
aku ada serta-Nya sebagai anak kesayangan, setiap hari aku menjadi kesenangan-Nya, dan senantiasa bermain-main di hadapan-Nya;
aku bermain-main di atas muka bumi-Nya dan anak-anak manusia menjadi kesenanganku.

 Amsal 8:12,  Aku, hikmat, tinggal bersama-sama dengan kecerdasan, dan aku mendapat pengetahuan dan kebijaksanaan.
 Amsal 8:22-31 itu ?  Aku itu adalah Amsal 8:12, yaitu “HIKMAT”, bukan mengacu pada diri Yesus.   Hal ini juga telah di tuliskan dengan jelas di ayat sebelumnya yaitu Amsal 3:19-20.
Jadi yang dimaksud aku pada ayat di atas adalah Hikmat, sama sekali tidak merujuk kepada TUHAN YESUS selain itu pada Perjanjian Lama nama YESUS belum dikenal walaupun sudah dinubuatkan tetapi belum dikenal karena YESUS belum diutus ke dalam dunia tetapi masih berada dipangkuan BAPA.  Anak bukan berasal dari langit atau Sorga tetapi dari pangkuan BAPA.   Di mana BAPA berada ? BAPA lebih besar dari apapun bahkan langit yang mengatasi segala langit atau sorga tidak dapat memuat DIA, sorga itu kecil.  ALLAH itu lebih besar dari apapun.  Pelajaran ini akan dibahas tersendiri.    Mari kita kembali kepada hikmat.
Hikmat juga adalah pokok pembicaraan dalam kitab Amsal.    Jadi  Amsal  8:22 mempersonifikasi “hikmat” seperti halnya dalam Amsal 1:20,    Amsal 4:5-9.
Jadi janganlah sekali-kali berpikiran bahwa YESUS itu diciptakan, berhati-hatilah karena oleh DIA lah saya dan anda tercipta dan hanya melalui YESUS lah kita akan memperoleh keselamatan.   YESUS adalah ALLAH yang kekal, yang tidak ada awal dan tidak ada akhirnya.
Di atas langit ada langit, di atas YESUS ada BAPA. YESUS berdoa kepada BAPA, dan BAPA tidak pernah berdoa kepada siapapun. Saat ini YESUS berperan sebagai IMAM BESAR di Sorga, DIA lah perantara bagi doa-doa kita orang percaya.   Seorang manusia yang kotor, najis, berlumuran dengan dosa dan kejahatan tidaklah mungkin dapat langsung menghadap ALLAH BAPA tetapi harus melalui perantara.   Perantara antara ALLAH BAPA dan manusia itulah YESUS KRISTUS karena melalui DarahNYA yang tercurah (KorbanNYA) di kayu salib dosa-dosa kita ditutup dengan DarahNYA sehingga ALLAH BAPA hanya melihat DARAH YESUS saat kita datang kepada NYA sehingga kita seolah-olah tidak berdosa. Dengan berdoa "DALAM NAMA YESUS" , sesuai pesan Juruselamat, maka kita sedang berdoa melalui Perantara Kudus, Yaitu YESUS KRISTUS, Sang IMAM BESAR.
Jangan lagi berdoa menggunakan jasa perantara malaikat karena malaikat hanyalah ciptaan yang bertugas untuk memuji, menyembah dan melayani ALLAH dimana dia tidak berkuasa untuk menyelamatkan roh manusia, dan jangan juga berdoa menggunakan jasa orang mati, entahkah itu seorang nabi (Musa, Abraham, Yohanes, Yehezkiel, Elia, Petrus, Yakobus maupun orang-orang kudus lainnya dst) sebab mereka semua adalah orang-orang mati yang juga membutuhkan keselamatan dari Sang Juruselamat.  Tetapi berdoalah dengan perantaraan "orang hidup" yaitu YESUS KRISTUS yang hingga saat ini tetap hidup, selama-lamanya. Itulah kebenaran yang diajarkan Alkitab FIRMAN ALLAH.


By Lewi Bara'
Jika ada komentar silakan tinggalkan pesan, tetapi tolong jangan tinggalkan Virus, jika anda tidak setuju atau tidak sependapat ataupun tidak sehati dengan kami tolong tinggalkan saja komentar anda, kami akan menampung komentar anda, karena saya sendiri masih harus banyak belajar dan belajar saya masih banyak kekurangan disana sini, saya hanyalah pengikut TUHAN YESUS KRISTUS yang kecil dan belum sempurna.   TUHAN YESUS memberkati (JBU).  Terimakasih banyak.



3 komentar:

  1. Thx buat komennya di blog sy.....:D

    BalasHapus
  2. Saya percaya Yesus tapi nama ASLInya bukan kata tersebut. Sebab di Arab mereka Percaya namanya ISA, di Inggris JESUS, di Haity = JEZIKRI. Firman Tuhan yang adalah YAHWEH dan telah jadi manusia yang di Indonesia disebut Yesus (Yohanes 1:1-3, 14). Jadi Nama Yesus seharusnya adalah YAHWEH SHUA (Yahweh Penyelamat). Zakaryah 14:9 Tuhan hanya satu dan namaNya hanya SATU...
    http://id-id.facebook.com/pages/Persekutuan-JEMAAT-PENTAKOSTA-INDONESIA-HOLY-SPIRIT/271913013144

    BalasHapus
  3. jelas nama TUHANnya kita sebagai nasrani adalah YAHWEH. simple, saat kita mengatakan HaleluYAH; yang berarti halelu=terpujilah & YAH=YAHWEH. kalau masih tidak mau percaya, dan tetap mau menggunakan nama "A", yang jelas adalah tuhannya orang muslim, gunakan saja alhamduliLAH?!?!?!?!

    BalasHapus

Silankan Mengisi Komentar anda dan email